Tidur adalah kebutuhan dasar manusia yang berperan penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental.


  Namun, banyak orang menganggap aktivitas ini buang-buang waktu. Seperti cuitan seorang perempuan di X yang mengeluh pacarnya tidur 8 jam sehari dan menganggap hal itu mengganggu produktivitas.


 "Pacar aku kalo tidur harus 8 jam, tapi berlebihan nggak ya aku ngomong kaya gini ke dia? Ada rasa bersalah juga setelah ngomong..."cuit perempuan itu di akun @Tanyarl.


 Pertanyaan itu mendapat tanggapan dari warganet, salah satunya dari akun @arsbyv. "Aku gatau usia kamu dan pasangan berapa nder but I'm pretty sure you guys are between 18-40 so take a look...pls be grateful pasanganmu dapet tidur cukup coz kurang tidur itu bisa jadi risk factor berbagai penyakit," tulisnya.


Dilansir dari berbagai sumber, kebanyakan orang dewasa disebut membutuhkan antara 7 hingga 9 jam tidur setiap malam. Tetapi, durasi ini bisa berbeda tergantung pada faktor usia, genetik, dan kualitas tidur. Berikut adalah penjelasan mengapa tidur cukup sangat penting:


Kebutuhan tidur berdasarkan usia Dilansir laman Kementerian Kesehatan, ini adalah beberapa waktu tidur yang sesuai dengan umur, agar bisa mendapatkan kualitas waktu tidur yang baik, diantaranya adalah:


A. Usia 0-1 bulan: bayi yang usianya baru 2 bulan membutuhkan waktu tidur 14-18 jam sehari.


 B. Usia 1-18 bulan: bayi membutuhkan waktu tidur 12-14 jam sehari termasuk tidur siang.


 C. Usia 3-6 tahun: kebutuhan tidur yang sehat di usia anak menjelang masuk sekolah ini, mereka

 membutuhkan waktu untuk istirahat tidur 11-13 jam, termasuk tidur siang.


D. Usia 6-12 tahun: Anak usia sekolah ini memerlukan waktu tidur 10 jam. E. Usia 12-18 tahun: menjelang remaja sampai remaja kebutuhan tidur yang sehat adalah 8-9 jam. F. Usia 18-40 tahun: orang dewasa membutuhkan waktu tidur 7-8 jam setiap hari.


Namun, seperti ditulis Healthline, ada faktor lain yang memengaruhi kebutuhan tidur seseorang, yakni:


1. Genetik Beberapa mutasi genetik membuat seseorang hanya memerlukan tidur sekitar 6 jam, sementara mutasi genetik lainnya membutuhkan 8 jam.


Karena genetik tidak bisa diubah, penting untuk mendengarkan tubuh dan menilai sendiri apakah sudah mendapatkan tidur yang cukup. 


2. Kualitas tidur


 Kualitas tidur memengaruhi seberapa baik tubuh beristirahat. Tidur berkualitas rendah, bahkan dengan durasi yang cukup, tetap dapat menyebabkan kelelahan. Tidur berkualitas tinggi memungkinkan seseorang merasa lebih segar meskipun durasinya sedikit lebih pendek.


Manfaat tidur yang cukup 


1. Memperbaiki tubuh Saat tidur, tubuh memperbaiki jaringan, membuang racun dari otak, dan memperkuat sistem kekebalan. Ini juga penting untuk mempertahankan ingatan dan mendukung fungsi otak.


2. Menjaga fungsi otak dan emosi Tidur cukup membantu fokus, pengambilan keputusan, dan pengendalian emosi. Kurang tidur dapat meningkatkan risiko kecemasan dan depresi. 


3. Mendukung keseimbangan metabolisme Kurang tidur mengganggu hormon yang mengatur nafsu makan, meningkatkan risiko obesitas.


 4. Mengurangi risiko penyakit kronis Tidur cukup dapat mencegah penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan Alzheimer.


5. Meningkatkan keselamatan Kurang tidur dapat menurunkan kemampuan berkendara, setara dengan efek alkohol pada kadar tertentu.